Tindakan Pencegahan & Penanganan Biang Keringat

Biang keringat merupakan bintil-bintil kemerahan pada kulit yang memicu rasa gatal, perih, sekaligus sensasi panas yang jelas menimbulkan ketidaknyamanan. Meski lebih sering dialami oleh bayi, penyakit ini juga bisa menyerang orang dewasa. Penyakit kulit yang umumnya muncul pada punggung, leher, wajah, dan dada ini dipicu lantaran kondisi lembap & cuaca panas, pakaian yang tidak menyerap keringat, bed rest terlalu lama, aktivitas fisik berlebihan, atau lainnya. Untuk mencegah atau mengobati biang keringat yang terlanjur muncul, silakan baca di sini.

Pencegahan

Biang keringat memang tidak butuh waktu lama untuk kesembuhan, tapi efek samping dari biang keringat memicu tidak nyaman. Makanya, lebih baik mencegah terlebih dahulu dengan tindakan-tindakan berikut:

  • Memakai pakaian yang menyerap keringat. Ketika membeli pakaian, alangkah baiknya tidak hanya melihat model, warna, atau motifnya tetapi juga perhitungkan bahannya. Usahakan bahan pakaian menyerap keringat dengan baik. Dengan demikian, kenyamanan ketika memakai pakaian tsb akan didapatkan sekaligus biang keringat bisa dihindari.
  • Mengeringkan keringat & mengganti baju pasca olahraga. Tentu akan banyak keringat yang keluar setelah melakukan olahraga. Untuk itu, Anda disarankan segera mengeringkan keringat sekaligus mengganti baju yang lembap akibat keringat pasca olahraga. Sebab, kondisi tubuh serta baju yang lembap semakin memperbesar terserang biang keringat.
  • Memastikan area tidur tidak lembap & panas. Selain menimbulkan ketidaknyamanan selama tidur, area tidur yang lembap & panas juga menjadi pemicu bintil merah pada kulit. Guna mencegah masalah ini, pastikan area tidur memiliki pencahayaan yang cukup serta pertukaran udara yang bagus.
  • Memperbanyak minum air putih. Keringat sering kali muncul ketika suhu tubuh meningkat. Mengingat keringat dapat menimbulkan biang keringat. Anda harus segera menetralkan suhu tubuh. Caranya adalah dengan menggunakan air putih. Minum air kelapa, konsumsi semangka, melon, & mentimun juga bisa dilakukan untuk menunjang peran air putih untuk menetralkan suhu tubuh.

Penanganan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya kalau biang keringat menimbulkan rasa gatal yang menjengkelkan. Rasanya tak tahan jika tidak menggaruknya sampai puas. Namun, alangkah baiknya tidak menggaruk biang keringat apalagi dengan kuku yang kotor. Pasalnya dapat memicu infeksi akibat penyebaran bakteri dari kuku yang kotor tsb. Jauh lebih baik jika biang keringat segera ditangani dengan tindakan-tindakan berikut:

  • Menggunakan cara tradisional. Anda bisa mengikuti orang zaman dahulu yakni menangani penyakit dengan bahan-bahan alami. Untuk mengatasi biang keringat, Anda bisa mengoleskan minyak jarak, menaburkan gandum, menggunakan lidah buaya, atau memanfaatkan madu. Guna memperoleh hasil yang optimal, Anda harus mengaplikasikan secara rutin & disiplin.
  • Menggunakan lotion, krim, atau bedak. Jika terlalu repot menggunakan cara tradisional, segera ke apotek terdekat & tanyakan lotion, krim, atau bedak untuk meredakan gatal sekaligus mengurangi bintil-bintil merah pada kulit. Namun pastikan bahwa produk yang diberikan telah mengantongi izin dari BPOM sebagai indikator bahwa produk tsb aman digunakan. Tak lupa cek nomor registrasi di situs resmi BPOM guna memastikan keasliannya.

Biang keringat terkadang hilang dengan sendirinya, tapi apa salahnya jika mempercepat proses penyembuhan dari biang keringat dengan menggunakan tindakan-tindakan di atas. Jika memang dalam beberapa hari ke depan biang keringat semakin parah, jangan ragu periksakan diri ke dokter. Semoga informasi di atas bisa menghindarkan atau membebaskan Anda dari biang keringat yang menjengkelkan.

Comments are closed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *