Ketahui Fakta-fakta Ini Dulu sebelum Memencet Jerawat

Memencet jerawat sering dianggap sebagai solusi tepat untuk menghilangkan jerawat dalam waktu singkat. Tak peduli jerawatnya masih merah merona atau pun sudah berwarna putih (mengandung nanah), jerawat tetap dipencet untuk mengeluarkan kotoran di dalamnya. Apakah Anda suka melakukan hal ini? Jika iya, sadari bahwa ini bukanlah solusi terbaik untuk mengatasi masalah wajah ini. Di samping itu, perlu juga diketahui tentang fakta-fakta berikut agar Anda tidak mengulangi kegiatan ini lagi:

Jari tangan adalah bagian tubuh yang sering bersentuhan dan ditempati kuman

Memegang sendok, pensil, papan keyboard, atau layar smartphone adalah kegiatan sehari-hari yang pada umumnya menggunakan tangan. Dalam kegiatan ini, tentu saja jari-jari tanganlah yang bersentuhan langsung dengan benda-benda tersebut. Hal ini sebenarnya bukanlah masalah karena memang itu adalah fungsi jari-jari manusia. Yang menjadi masalah adalah ketika menyentuh suatu benda, kuman yang ada pada benda tersebut akan berpindah atau menempel pada jari. Apalagi jika benda yang sentuh kotor, semakin banyak kuman yang bisa menempel pada jari. Bagian terburuknya adalah sebagian besar orang memencet jerawat tanpa mencuci tangan mereka terlebih dahulu dengan sabun. Mereka langsung menempelkan jari-jari mereka ke wajah sehinga kuman pun berpindah dan menempel pada wajah. Ini bukanlah hal yang bagus karena kuman akan membuat sel-sel kulit mati semakin menumpuk dan memicu timbulnya jerawat-jerawat baru.

Pecahan jerawat dan mengotori kulit wajah dan menimbulkan jerawat baru

Terkadang orang-orang yang suka memencet jerawat memaksakan jerawat untuk keluar padahal belum ada nanah di dalamnya. Akibatnya cairan baik berupa air maupun darah keluar dari jerawat. Cairan yang keluar tersebut adalah kotoran yang sangat disukai oleh kuman sehingga kuman pun semakin menjadi-jadi di wajah. Kondisi ini akan membuat kuman semakin berkembang biak dan menimbulkan semakin banyak jerawat pada wajah. Namun, bukan berarti bahwa memencet jerawat yang sudah “masak” boleh dilakukan karena hal ini akan menimbulkan lubang yang akan dijadikan sarang kuman sehingga lubang tersebut akan kembali menjadi jerawat bila tidak dibersihkan dengan maksimal.

Lubang bekas jerawat dapat menjadi bintik-bintik hitam atau lubang pada wajah

Lubang bekas jerawat yang sudah dipencet bisa saja menjadi jerawat kembali bila tidak dibersihkan dengan optimal. Lalu bagaimana jika lubang tersebut langsung dibersihkan? Bukan berarti bahwa hal ini langsung menyelesaikan masalah begitu saja. Lubang tersebut akan menjadi bintik-bintik hitam di kemudian hari yang membuat wajah terlihat jelek bila jumlahnya lebih dari satu. Di samping itu, lubang itu juga bisa menjadi bekas luka yang mana ketika sudah mongering akan menyisakan lubang pada wajah sehingga wajah tidak mulus lagi. Kedua hal ini biasanya disebut sebagai masalah bekas jerawat yang juga sama seriusnya dengan masalah jerawat bila tidak ditangani dengan tepat.

Oleh sebab itu, pastikan untuk tidak memencet jerawat sembarangan. Lalu, bagaimana dengan perawatan facial wajah dan perawatan lainnya yang pada umumnya membersihkan wajah dari jerawat? Pada umumnya, perawatan yang dilakukan pada wajah dilakukan dengan prosedur tertentu yang memang membuat jerawat yang masih ada keluar dan bahkan membuat wajah menjadi perih dan sakit. Meskipun demikian, peralatan yang digunakan bukanlah jari-jari tangan melainkan alat-alat tertentu. Bahkan jika menggunakan tangan, penyedia perawatan wajah akan menggunakan sarung tangan agar steril dan tidak membuat wajah kotor. Mudah-mudahan, informasi ini dapat membuat Anda menyadari bahwa memencet jerawat bukanlah ide atau solusi yang baik.

Comments are closed.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *