Mengatasi Bau Apek pada Rambut karena Pakai Jilbab

Bau apek pada rambut karena menggunakan jilbab akan semakin menyengat jika tidak dicari solusinya dan diatasi dengan baik. Bau apek yang timbul tentu saja mengurangi kenyamanan dan mengganggu orang sekitar. Bau apek yang muncul pada dasarnya disebabkan oleh keringat yang meresap kembali ke dalam kulit kepala dan bercampur dengan bakteri. Hal ini juga memicu timbulnya ketombe yang membuat kulit kepala terasa gatal. Ketidaknyamanan ini jangan menjadi sesalan dalam menggunakan jilbab. Akhwat, perintah Allah SWT untuk mengulurkan jilbab ke seluruh tubuh adalah hal yang wajib dipatuhi oleh setiap muslimah. Tentu ada solusi untuk mengatasi masalah rambut yang kurang bersahabat tersebut. Ini dia jawabannya:

Keringkan rambut ketika akan pakai jilbab

Sebelum mengikat rambut setelah mandi, hal yang perlu dilakukan terlebih dahulu adalah mengeringkan rambut. Rambut yang diikat dalam keadaan basah akan menjadi lembab dan memicu perkembangan jamur. Terutama pada tumpuan rambut diikat, baunya akan sangat menyengat dan tetap basah ketika ikat rambut dilepas. Ada beberapa cara efektif yang bisa dilakukan untuk membuat rambut kering dalam waktu yang lebih cepat, yaitu membalutnya dengan handuk, menggunakan bantuan kipas angin, dan memakai hair dryer. Terutama bagi ukhti yang sibuk ingin pergi ke kantor atau ke sekolah, butuh cara yang terbaik agar rambut bisa segera diikat. Selain itu pula, usahakan ikatan rambut tidak terlalu kuat agar sirkulasi udara bisa lancar dan memberi peluang untuk rambut menjadi kering secara maksimal.

Keramas di sore hari

Jika keramas di pagi hari relatif menyibukkan Anda karena rambut harus dikeringkan, tidak ada salahnya untuk keramas sekali dalam sehari, yakni pada sore hari. Dengan begitu di pagi hari rambut bisa langsung diikat tanpa harus menunggunya kering. Ketika sore lakukan keramas secara rutin untuk membuat rambut menjadi segar dan terawat, sekaligus membersihkan dari keringat dan bakteri. Keramas di sore hari lebih efektif dalam menjaga keharuman rambut dibandingkan hanya keramas di pagi hari. Hal ini dikarenakan dalam setiap hari tubuh melakukan aktivitas dan ini menghasilkan keringat yang memicu jamur serta bakteri berkembang biak ketika tidak terbersihkan secara optimal.

Pilih shampo yang pas

Shampo juga sangat berpengaruh terhadap keharuman rambut usai keramas. Supaya bau efek dapat hilang secara maksimal sebaiknya gunakan shampo yang tepat, salah satunya memiliki keharuman yang kuat namun aman digunakan. Wangi shampo bisa bermacam-macam yang pastinya bersumber dari bahan utama pembuatan shampo, seperti ginseng, lidah buaya, daun urang aring, dan lain sebagainya. Gonta-ganti shampo kuranglah baik karena dapat menyebabkan rambut rontok dan berbagai masalah lainnya. Untuk itu, periksa dan lihat kemasan produk guna mengetahui bahan-bahan yang digunakan supaya dapat memilih shampo yang pas.

Pakai conditioner

Pemakaian conditioner juga efektif dalam membantu mengatasi masalah rambut, baik itu rambut kering maupun kusam. Di samping itu, conditioner juga menambah keharuman pada rambut. Agar hasilnya menyenangkan, pilih conditioner yang tepat dan sesuai dengan merek shampo yang dipilih. Jangan lupa gunakan conditioner sesuai petunjuk.

Bau apek pada rambut akan semakin menyengat seiring bertambahnya usia sebab pemakaian jilbab yang semakin lama. Semoga beberapa cara di atas bisa menjadi solusi untuk membuat rambut terurai dengan indah dan tetap harum. Tanpa harus melepas jilbab, kecantikan rambut tetap terjaga seutuhnya.

Ketahui Fakta-fakta Ini Dulu sebelum Memencet Jerawat

Memencet jerawat sering dianggap sebagai solusi tepat untuk menghilangkan jerawat dalam waktu singkat. Tak peduli jerawatnya masih merah merona atau pun sudah berwarna putih (mengandung nanah), jerawat tetap dipencet untuk mengeluarkan kotoran di dalamnya. Apakah Anda suka melakukan hal ini? Jika iya, sadari bahwa ini bukanlah solusi terbaik untuk mengatasi masalah wajah ini. Di samping itu, perlu juga diketahui tentang fakta-fakta berikut agar Anda tidak mengulangi kegiatan ini lagi:

Jari tangan adalah bagian tubuh yang sering bersentuhan dan ditempati kuman

Memegang sendok, pensil, papan keyboard, atau layar smartphone adalah kegiatan sehari-hari yang pada umumnya menggunakan tangan. Dalam kegiatan ini, tentu saja jari-jari tanganlah yang bersentuhan langsung dengan benda-benda tersebut. Hal ini sebenarnya bukanlah masalah karena memang itu adalah fungsi jari-jari manusia. Yang menjadi masalah adalah ketika menyentuh suatu benda, kuman yang ada pada benda tersebut akan berpindah atau menempel pada jari. Apalagi jika benda yang sentuh kotor, semakin banyak kuman yang bisa menempel pada jari. Bagian terburuknya adalah sebagian besar orang memencet jerawat tanpa mencuci tangan mereka terlebih dahulu dengan sabun. Mereka langsung menempelkan jari-jari mereka ke wajah sehinga kuman pun berpindah dan menempel pada wajah. Ini bukanlah hal yang bagus karena kuman akan membuat sel-sel kulit mati semakin menumpuk dan memicu timbulnya jerawat-jerawat baru.

Pecahan jerawat dan mengotori kulit wajah dan menimbulkan jerawat baru

Terkadang orang-orang yang suka memencet jerawat memaksakan jerawat untuk keluar padahal belum ada nanah di dalamnya. Akibatnya cairan baik berupa air maupun darah keluar dari jerawat. Cairan yang keluar tersebut adalah kotoran yang sangat disukai oleh kuman sehingga kuman pun semakin menjadi-jadi di wajah. Kondisi ini akan membuat kuman semakin berkembang biak dan menimbulkan semakin banyak jerawat pada wajah. Namun, bukan berarti bahwa memencet jerawat yang sudah “masak” boleh dilakukan karena hal ini akan menimbulkan lubang yang akan dijadikan sarang kuman sehingga lubang tersebut akan kembali menjadi jerawat bila tidak dibersihkan dengan maksimal.

Lubang bekas jerawat dapat menjadi bintik-bintik hitam atau lubang pada wajah

Lubang bekas jerawat yang sudah dipencet bisa saja menjadi jerawat kembali bila tidak dibersihkan dengan optimal. Lalu bagaimana jika lubang tersebut langsung dibersihkan? Bukan berarti bahwa hal ini langsung menyelesaikan masalah begitu saja. Lubang tersebut akan menjadi bintik-bintik hitam di kemudian hari yang membuat wajah terlihat jelek bila jumlahnya lebih dari satu. Di samping itu, lubang itu juga bisa menjadi bekas luka yang mana ketika sudah mongering akan menyisakan lubang pada wajah sehingga wajah tidak mulus lagi. Kedua hal ini biasanya disebut sebagai masalah bekas jerawat yang juga sama seriusnya dengan masalah jerawat bila tidak ditangani dengan tepat.

Oleh sebab itu, pastikan untuk tidak memencet jerawat sembarangan. Lalu, bagaimana dengan perawatan facial wajah dan perawatan lainnya yang pada umumnya membersihkan wajah dari jerawat? Pada umumnya, perawatan yang dilakukan pada wajah dilakukan dengan prosedur tertentu yang memang membuat jerawat yang masih ada keluar dan bahkan membuat wajah menjadi perih dan sakit. Meskipun demikian, peralatan yang digunakan bukanlah jari-jari tangan melainkan alat-alat tertentu. Bahkan jika menggunakan tangan, penyedia perawatan wajah akan menggunakan sarung tangan agar steril dan tidak membuat wajah kotor. Mudah-mudahan, informasi ini dapat membuat Anda menyadari bahwa memencet jerawat bukanlah ide atau solusi yang baik.

Sering Kena Asam Lambung? Hindari Hal-hal Ini

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) atau asam lambung adalah penyakit yang menurut sebagian orang tidak begitu berbahaya karena ketika terkena penyakit ini, perut akan terasa kembung, nyeri pada ulu hati, dan rasa terbakar di bagian dada. Kondisi ini tidak berlangsung lama karena asam lambung biasanya turun dengan sendirinya setelah tubuh diistirahatkan. Opini sebenarnya tidak benar dan tidak pula salah tapi penyakit asam lambung ini tidak boleh dibiarkan begitu saja karena bila dibiarkan, penyakit ini akan menimbulkan penyakit lain seperti asma, penyempitan saluran esophagus, luka pada dinding esophagus, kanker esophagus, perubahan sel-sel pada esophagus. Oleh karena itu, GERD jangan diabaikan. Bila Anda sering mengalami gangguan kesehatan ini, sebaiknya hindari hal-hal di bawah ini agar asam lambung tidak kambuh:

Mengkonsumsi makanan dan minuman yang tidak disarankan

Apa sajakah makanan dan minuman yang dimaksudkan? Jawabannya adalah makanan pedas, makanan berlemak, peppermint, buah dan sayuran bersifat asam, bawang putih dan bawang Bombay, cokelat, minuman beralkohol, minuman bersoda, dan makanan yang banyak mengandung gas, seperti kubis, kecambah, susu, kacang-kacangan, brokoli, dan lain sebagainya. Semua makanan dan minuman yang disebutkan di atas harus dihindari sebisa mungkin. Apabila Anda memang benar-benar ingin atau mengidam, silahkan cicipi tapi tidak boleh mengkonsumsinya dalam jumlah banyak. Jika tidak, asam lambung Anda akan kembali kambuh. Bagaimana bila kelupaan? Segera hentikan mengkonsumsi makanan atau minuman yang tidak disarankan dan segera istirahatkan perut Anda. Bila Anda sampai kekenyangan, bisa dipastikan Anda akan merasakan penyakit ini segera.

Berolahraga berat setelah makan

Berolaharaga memang bukan kegiatan negatif. Ini adalah salah satu bagian dari pola hidup sehat. Ya, dengan berolahraga, tumpukan lemak di dalam perut bisa dikikis sehingga berat tubuh bisa berkurang. Di samping itu, kegiatan ini pula dapat meningkatkan daya tahan tubuh, membuat tubuh tetap fit dan segar, dan melatih otot serta mendapatkan tubuh yang proporsional. Namun, bagi penderita asam lambung, mereka harus berhati-hati ketika melakukan olahraga. Mengapa? Mereka tidak dianjurkan untuk melakukan kegiatan ini setelah makan, apalagi jika olahraga yang dilakukan jenisnya berat, seperti angkat beban. Sadari bahwa ketika hal ini dilakukan, asam lambung akan naik dengan cepat dan perut pun akan terasa kembung dan timbul rasa nyeri di ulu hati. Bila sudah demikian, olahraga pun harus terhenti dan bila ingin meneruskan, rasanya sudah tidak enak lagi atau kehilangan mood dan semangat secara tiba-tiba.

Ingat, ini bukan berarti bahwa penderita asam lambung tidak boleh berolahraga. Mereka boleh berolahraga selama kegiatan ini dilakukan setelah 3-5 jam setelah makan. Adanya jedah waktu ini dimaksudkan agar makanan yang sudah masuk ke dalam tubuh sudah tercerna dengan maksimal dan kemungkinan asam lambung untuk naik akan sangat sedikit.

Berbaring setelah makan dan membiarkan berat badan berlebihan

Ada banyak orang yang suka berbaring setelah makan. Entah mereka melakukannya karena sudah terbiasa atau karena kelelahan dan kekenyangan. Apapun alasannya, hal ini sangat tidak disarankan karena dapat memicu asam lambung. Bila ingin berbaring setelah makan, pastikan untuk melakukannya 2 jam setelah makan. Oya, jangan menggunakan bantal yang terlalu tinggi ketika berbaring karena hal ini pun dapat memicu penyakit ini. Di samping itu, para penderita asam lambung diharapkan mampun untuk menjaga berat badannya agar terus ideal. Apabila berat badannya dibiarkan terus bertambah, kemungkinan untuk terkena asam lambung akan semakin meningkat. Hal ini dikarenakan perut yang ikut membesar akan menambah tekanan sehingga asam lambung cepat naik.

Tindakan Pencegahan & Penanganan Biang Keringat

Biang keringat merupakan bintil-bintil kemerahan pada kulit yang memicu rasa gatal, perih, sekaligus sensasi panas yang jelas menimbulkan ketidaknyamanan. Meski lebih sering dialami oleh bayi, penyakit ini juga bisa menyerang orang dewasa. Penyakit kulit yang umumnya muncul pada punggung, leher, wajah, dan dada ini dipicu lantaran kondisi lembap & cuaca panas, pakaian yang tidak menyerap keringat, bed rest terlalu lama, aktivitas fisik berlebihan, atau lainnya. Untuk mencegah atau mengobati biang keringat yang terlanjur muncul, silakan baca di sini.

Pencegahan

Biang keringat memang tidak butuh waktu lama untuk kesembuhan, tapi efek samping dari biang keringat memicu tidak nyaman. Makanya, lebih baik mencegah terlebih dahulu dengan tindakan-tindakan berikut:

  • Memakai pakaian yang menyerap keringat. Ketika membeli pakaian, alangkah baiknya tidak hanya melihat model, warna, atau motifnya tetapi juga perhitungkan bahannya. Usahakan bahan pakaian menyerap keringat dengan baik. Dengan demikian, kenyamanan ketika memakai pakaian tsb akan didapatkan sekaligus biang keringat bisa dihindari.
  • Mengeringkan keringat & mengganti baju pasca olahraga. Tentu akan banyak keringat yang keluar setelah melakukan olahraga. Untuk itu, Anda disarankan segera mengeringkan keringat sekaligus mengganti baju yang lembap akibat keringat pasca olahraga. Sebab, kondisi tubuh serta baju yang lembap semakin memperbesar terserang biang keringat.
  • Memastikan area tidur tidak lembap & panas. Selain menimbulkan ketidaknyamanan selama tidur, area tidur yang lembap & panas juga menjadi pemicu bintil merah pada kulit. Guna mencegah masalah ini, pastikan area tidur memiliki pencahayaan yang cukup serta pertukaran udara yang bagus.
  • Memperbanyak minum air putih. Keringat sering kali muncul ketika suhu tubuh meningkat. Mengingat keringat dapat menimbulkan biang keringat. Anda harus segera menetralkan suhu tubuh. Caranya adalah dengan menggunakan air putih. Minum air kelapa, konsumsi semangka, melon, & mentimun juga bisa dilakukan untuk menunjang peran air putih untuk menetralkan suhu tubuh.

Penanganan

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya kalau biang keringat menimbulkan rasa gatal yang menjengkelkan. Rasanya tak tahan jika tidak menggaruknya sampai puas. Namun, alangkah baiknya tidak menggaruk biang keringat apalagi dengan kuku yang kotor. Pasalnya dapat memicu infeksi akibat penyebaran bakteri dari kuku yang kotor tsb. Jauh lebih baik jika biang keringat segera ditangani dengan tindakan-tindakan berikut:

  • Menggunakan cara tradisional. Anda bisa mengikuti orang zaman dahulu yakni menangani penyakit dengan bahan-bahan alami. Untuk mengatasi biang keringat, Anda bisa mengoleskan minyak jarak, menaburkan gandum, menggunakan lidah buaya, atau memanfaatkan madu. Guna memperoleh hasil yang optimal, Anda harus mengaplikasikan secara rutin & disiplin.
  • Menggunakan lotion, krim, atau bedak. Jika terlalu repot menggunakan cara tradisional, segera ke apotek terdekat & tanyakan lotion, krim, atau bedak untuk meredakan gatal sekaligus mengurangi bintil-bintil merah pada kulit. Namun pastikan bahwa produk yang diberikan telah mengantongi izin dari BPOM sebagai indikator bahwa produk tsb aman digunakan. Tak lupa cek nomor registrasi di situs resmi BPOM guna memastikan keasliannya.

Biang keringat terkadang hilang dengan sendirinya, tapi apa salahnya jika mempercepat proses penyembuhan dari biang keringat dengan menggunakan tindakan-tindakan di atas. Jika memang dalam beberapa hari ke depan biang keringat semakin parah, jangan ragu periksakan diri ke dokter. Semoga informasi di atas bisa menghindarkan atau membebaskan Anda dari biang keringat yang menjengkelkan.